Bismillah…

Hai 👋🏻 


Mungkin belum waktunya bagi kami untuk bicara. Anak kami baru berusia 5 tahun dan 3 tahun—belum masuk usia sekolah.


Namun sejak sebelum menikah, kami sudah sepakat untuk tidak menyekolahkan anak-anak kami.


Atas izin Allah, setiap input yang kami terima seperti:

  • Disiplin ilmu yang kami pelajari
  • Buku yang kami baca
  • Curhatan teman yang merupakan seorang guru sekolah
  • Pengalaman dan nasihat dari guru-guru kami
  • Pekerjaan kami yang super fleksibel
  • Kondisi pemerintah kita tercinta yang kian ….. (silahkan isi sendiri 🙈)


Justru semakin meneguhkan pilihan kami.


Tentu, bila keluarga lain mendapatkan input yang sama, kesimpulan yang diambil bisa sangat berbeda.

Menariknya lagi, sampai hari ini belum ada satu pun hal yang membuat kami goyah. Bahkan ketika:

  • Menemukan sekolah yang tampaknya cocok di segala aspek
  • Kesempatan untuk membuat sekolah sendiri, sangat bisa sesuai dengan nilai keluarga kami


Bagi kami tetap saja semua itu tetap sekolah, dan itu bukan pilihan.


Tentu, anak wajib belajar. Namun, sekolah hanyalah salah satu cara, bukan satu-satunya.

Di webinar 👇️

1756967877058-MTS

InsyaaAllah, kami akan berbagi perjalanan singkat kami kenapa akhirnya memilih jalur ini 😄.

Topik yang akan dibahas:

Pendidikan lebih luas dari sekadar ruang kelas

Kenapa sekolah & kenapa tidak sekolah

Pendidikan sebagai amal jariyah orang tua

Belajar dari kehidupan nyata

Pendidikan sebagai regenerasi keluarga

Fasilitas yang Didapat:

Rekaman Webinar

Materi PDF

Biaya Pendaftaran:

99 ribu

79 ribu

Webinar ini bukan ruang debat, bukan pula resep pendidikan yang pasti berhasil 😁.


Kami hanya berbagi cerita, pencarian, dan alasan di balik pilihan kami.


Kalau Ayah & Ibu ingin melihat pendidikan dari sudut pandang berbeda, 👇️ 👇️ 👇️

👇️ Tentang Pemateri 👇️

1756957036021-Screen Shot 2025-09-04 at 10.37.06

👋 Halo, salam kenal.


Saya dr. Widi, seorang ibu pembelajar, sekaligus Holistic and Natural Healing Practicioner yang saat ini fokus menemani perjalanan dan mengedukasi para Ibu untuk terus berdaya mengenai kesehatan diri, anak dan keluarganya.


Alhamdulillah sudah RIBUAN Ibu tergabung di kelas-kelas dan komunitas yang saya bentuk, sama-sama belajar, saling mendukung, mengingatkan, dan menyemangati untuk terus tumbuh demi menciptakan generasi yang lebih baik lagi. Aamiin.. 🤲